Rabu, 19 Maret 2014

Conditional Sentence Type 1, 2 , 3

Conditional Sentence Type 1, 2 , 3


Pengertian Conditional Sentence Type 1

Conditional sentence type 1 adalah conditional sentence yang digunakan ketika result / consequence (hasil) dari condition (syarat) memiliki kemungkinan untuk terwujud di masa depan karena condition-nya realistik untuk dipenuhi.

Rumus Conditional Sentence Type 1

If + Subjek +V.1, S + Will + V.1

Contoh Kalimat Conditional Sentence Type 1

1.     If I prepare well for the test I will pass it .
2.    If I have free time, I will go swimming.
3.    If the bell rings, I’ll go home.
4.    If you meet Andy, ask him to call me. [Imperative]
5.    If you don’t finish your homework, your teacher will be angry.
6.    If he doesn’t come, I won’t be angry. / Unless he comes, I won’t be angry.
7.    If he comes, I won’t be angry.
8.    If they invite you, will you come?
9.    He will not come if you are angry with him.
10.  My mother will go to Bali if she has a lot of money.

Fakta:bersifat kemungkinan,probably,may be.

Pengertian Conditional Sentence Type 2

Conditional type 2 ini digunakan sebagai aplikasi kejadian masa sekarang atau present yang akan terjadi jika kondisi yang ada berbeda.

Rumus Conditional Sentence Type 2

If + Subjek +V.2/Were +S + M2 + V.1
M2 (Modal bentuk 2) : Would,could

Contoh Kalimat Conditional Sentence Type 2

1.      If I prepared well for the test, I should pass.
Fact: I don’t pass the test
2.    If it rained tomorrow, I would sleep all day.
Fact: but I don’t have much hope it will rain
3.    If Nisa studied hard, she would pass.
               Fact: but Nisa doesn’t study hard
4.    If I had much money, I would buy a sport car.
Fact: but I don’t have much money
5.    If I were a millionaire, I would donate my money to charity.
Fact: but I’m not a millionaire
6.    If Nisa studied hard, she wouldn’t fail.
7.    If Nisa didn’t study hard, she would fail.
8.    If I were a millionaire, I wouldn’t donate my money to charity
9.    If Nisa studied hard, would she pass?
10.  If you had much money, would you buy a sport car?
        
Fakta:berkebalikan dengan pernyataan memakai prediket present

Pengertian Conditional Sentence Type 3

Merukan aplikasi kejadian masa lampau atau simple past tense, kejadian yang harus sudah dipenuhi di masa lalu. Terkadang, di masa lampau kita mempunyai keinginan yang tidak dapat kita wujudkan. Lalu kita ingin bercerita kepada teman atau orang lain.

Rumus Conditional Sentence Type 3

If +  Subjek + Had + V3 +S+ M.2 + Have + V.3

Contoh Kalimat Conditional Sentence Type 3

1.      If I had prepared well for the test, I should have passed.
Fact: I didn’t pass
2.    If you had remembered to invite me, I would have attended your party.
Fact: but you didn’t remember
3.    If I had given the interviewer really good answers, I might have got a higher position than you
Fact: but I didn’t give really good answers
4.    If the waitress had been careful, she wouldn’t have broken many plates.
Fact: but the waitress wasn’t careful
5.    If he had asked you for forgiveness, would you have forgiven him?
Fact: but he didn’t ask you for forgiveness
6.    If I had found her address, I would have sent her an invitation
7.    I would have sent her an invitation if I had found her address.
8.    If I hadn’t studied, I wouldn’t have passed my exams.
9.    If John had had the money, he would have bought a Ferrari.  
10.  years ago, I wanted to buy a new home, but I do not have any money.


            Fakta:berkebalikan dengan pernyataan prediket di ganti dengan past tense

Demikianlah sedikit penjelasan mengenai pengertian, rumus dan contoh kalimat dari  Conditional Sentence Type 1, 2, 3 di gunakan sebagai kalimat pengandaian.

Sumber Referensi :
http://putrirachmawati.wordpress.com/2013/04/03/conditional-sentences-type-123/


Senin, 20 Januari 2014

Kelebihan dan kekurangan belanja On Line di Putih On line

Kelebihan dan kekurangan belanja On Line di Putih On line

Belanja On Line belakangan ini sangat marak di sosial media, kemudaha berbelanja on line membuat situs belanja on line banyak di gemari oleh masyarakat, khusunya para kaum wanita, apalagi untuk wanita karir yang sibuk dengan pekerjaanya, ibu rumah tangga yang sibuk dengan mengurus anak serta suaminya, otomatis mereka tidak mempunyai waktu untuk berbelanja kalau memang tidak menyempatkan waktu, makan dari itulah belanja on line menjadi sasaran para kaum ibu – ibu dan para wanita karir, namun demikian dari semua belanja on line ada beberapa kelebihan dan kekurangan dari belanja on line tersebut salah satunya akan dijabarkan dibawah ini.
1.       Kelebihan

1.       Hemat waktu untuk para ibu – ibu yang sibuk karena tidak perlu keluar dari rumah
2.       Untuk para wanita karir yang mempunyai sedikit waktu, bisa berhemat waktu
3.       Banyak pilihan
4.       Harga bervariasi

2.       Kekurangan

1.       Apabila tidak cermat, sering terjadi penipuan bermodus situs belanja on line
2.       Terkadang antara gambar yang terpajang di situs dengan barang yang diterima kualitasnya berbeda
3.       Lamanya waktu pengiriman
4.       Susah apabila barang tidak sampai – sampai untuk meminta pertanggung jawaban
5.       Barang yang sudah di tag tidak dapat dikembalikan lagi
Itulah kira – kira kekurangan dan kelebihan berbelanja di situs belanja On Line, semuanya dikembalikan ke masing – masing individunya.


Rabu, 06 November 2013

Contoh Kasus Bisnis Tidak beretika

Contoh Kasus Bisnis Tidak beretika
1.     Kasus Bisnis pencampuran bahan kimia ke dalam makanan
Banyaknya ragam makanan – makanan ringan yang dijual oleh masyarakat di Jakarta dan sekitarnya, membuat masyarakat Jakarta mudah dalam mencari makanan kesukaan terutama yang mempunyai hobi wisata kuliner, macam – macam makanan yang dijajakan oleh para pedagang yaitu seperti ketupat sayur, stick kentang  dan masih banyak lagi macamnya yang banyak digemari oleh semua umur dari anak –  anak kecil sampai usia remaja, tetapi sangat disayangkan demi mendapat keuntungan yang berlipat – lipat, para pedagang – pedagang ini tidak memperhatikan kesehatan para konsumenya, demi mendapatkan keuntungan mereka para pedagang menggunakan bahan – bahan kimia kedalam produk makanan yang mereka olah, seperti boraks, formalin dan bahan – bahan kimia lainya yang sangat  dan sangat membahayakan kesehatan bagi yang mengkonsumsi makanan – makanan yang mengandung bahan – bahan kimia tersebut, sudah banyak kasus yang terjadi di Jakarta khususnya mengenai hal ini, contohnya bakso yang mengadung formalin, stick kentang yang menggunakan boraks untuk memperenyah, dan ketupat supaya lebih awet.bisnis atau usaha yang seperti ini sangat dan sangat tidak beretika karena dampak nya merugikan konsumen.
Komentar Penulis : harusnya ada ketegasan dari pemerintah mengenai hal ini,untuk member hukuman atau teguran kepada para pedagang – pedagang nakal tersebut, karena sangat merugikan dan membahayakan kesehatan bagi masayarakat yang mengkonsumsi makanan – makanan yang mengandung bahan –  bahan kimia tersebut, dan adanya sosialisasi dari pihak terkait mengenai hal ini kepada para pedagang  –  pedagang nakal yang hanya memikirkan keuntungan dirinya saja tanpa memikirkan dampak atau efek yang ditimbulakan akibat jajanan yang mereka jajakan yang mengandung bahan – bahan kimia.

2.    Kasus Bisnis Penyuntikan Gas elpiji 3 kg ke gas elpiji 12 kg
Kasus pemindahan isi ulang tabung gas elpiji ilegal marak terjadi di wilayah Jabodetabek.  melakukan pemindahan isi tabung gas ukuran 3 kilogram yang bersubsidi ke tabung gas ukuran 12 kilogram nonsubsidi.Mereka memanfaatkan gas 3 kilogram yang lebih murah karena subsidi lalu dijual dengan harga normal.dari modus ini pelaku bisa meraup keuntungan hingga Rp 28 ribu per tabung.Sejak tahun 2009 hingga sekarang telah terjadi 40 kasus penyuntikan gas elpiji dari 3 kilogram ke 12 kilogram dan semakin marak seiring program konversi minyak tanah ke gas.

Komentar Penulis : Tindakan ilegal  membuat tabung gas 12 kilogram rentan ledakan akibat rusaknya karet pada mulut tabung saat pengisian. agar konsumen waspada dengan membeli gas pada agen resmi dan menimbang tabung sebelum membeli.tindakan bisnis ini sangat tidak beretika, karena dapat merugikan konsumen bahkan dapat menyebabkan kematian apabila tabung tersebut meledak.


Rabu, 09 Oktober 2013

kasus-kasus etika bisnis di indonesia

1. KASUS SUAP KPPU

Mencermati kasus suap menyuap yang melibatkan anggota KPPU M. Iqbal dan Presdir First Media Billy Sindoro dapat membuka mata kita bahwa begitu kotornya etika bisnis di Indonesia. Jika etika bisnis seperti itu masih dipertahankan maka jangan harap korupsi dapat hilang dari negara kita. Oleh karena itu, jangan ada lagi pengusaha-pengusaha di Indonesia yang memiliki etika bisnis seperti Lippo. Lippo Group yang dikenal sebagai perusahaan besar di Indonesia saja  ternyata memiliki etika bisnis yang sangat buruk. Dengan kasus Suap KPPU sangat jelas telihat bahwa Billy Sindoro (tangan kanan Bos Lippo Group) menyuap M. Iqbal untuk mempengaruhi putusan KPPU dalam kasus dugaan monopoli Siaran Liga Inggris. Lippo ingin Astro Malaysia  tetap menyalurkan content ke PT Direct Vision (operator Astro Nusantara) meski Astro Malaysia tengah bersiteru dengan Lippo Group.

2. KASUS BANK LIPPO

Kasus Bank Lippo bermula dari terjadinya perbedaan laporan keuangan kuartal III Bank Lippo, antara yang dipublikasikan di media massa dan yang dilaporkan ke Bursa Efek Jakarta (BEJ). Dalam laporan yang dipublikasikan melalui media cetak pada 28 November 2002 disebutkan total aktiva perusahaan sebesar Rp 24 triliun dengan laba bersih Rp 98 miliar. Sementara dalam laporan ke BEJ tanggal 27 Desember 2002, total aktiva berkurang menjadi Rp 22,8 triliun dan rugi bersih (yang belum diaudit) menjadi Rp 1,3 triliun.

Rekayasa laporan keuangan dilakukan keluarga karena mereka memiliki agenda terselubung yaitu untuk kembali menguasai kepemilikan Bank Lippo. Rekayasa laporan keuangan tersebut dilakukan dengan cara melaporkan kerugian yang tidak terjadi, kerugian bank itu direkayasa melalui 2 cara yakni menurunkan nilai aset melalui valuasi yang dirancang sangat merugikan bank dan transfer aset kepada pihak terkait untuk menciptakan kerugian di pihak bank, tetapi menguntungkan pemilik lama.

Lippo Goup juga memiliki trik licik dalam bisnis yaitu dengan melakukan goreng saham. Selain penurunan nilai aset yang tidak rasional, manajemen Lippo juga merekayasa secara sistematis untuk menurunkan harga saham Bank Lippo di BEJ dengan cara “menggorengnya”. Akibatnya, harga saham turun drastis dari Rp 540 di bulan Agustus 2002 menjadi Rp 230 pada Februari 2003 (turun 50 persen lebih).

Cara “goreng saham”  dilakukan untuk memperbesar kepemilikan saham dari pemilik lama melalui right issue yang dipaksakan dalam harga pasar sangat rendah karena mereka mengetahui
pemerintah tidak bersedia membeli saham right issue (rekapitalisasi kedua) karena bertentangan dengan UU Propenas. Saham pemerintah menjadi terdilusi, sehingga kepemilikan saham menjadi dominan kembali hanya dengan dana yang kecil.

3.DUGAAN PENGGELAPAN PAJAK IM3

IM3 diduga melakukan penggelapan pajak dengan cara memanipulasi Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai ( SPT Masa PPN) ke kantor pajak untuk tahun buku Desember 2001 dan Desember 2002. Jika pajak masukan lebih besar dari pajak keluaran, dapat direstitusi atau ditarik kembali. Karena itu, IM3 melakukan restitusi sebesar Rp 65,7 miliar.

750 penanam modal asing (PMA) terindikasi tidak membayar pajak dengan cara melaporkan rugi selama lima tahun terakhir secara berturut-turut. Dalam kasus ini terungkap bahwa pihak manajemen berkonspirasi dengan para pejabat tinggi negara dan otoritas terkait dalam melakukan penipuan akuntansi.
Manajemen juga melakukan konspirasi dengan auditor dari kantor akuntan publik dalam melakukan manipulasi laba yang menguntungkan dirinya dan korporasi, sehingga merugikan banyak pihak dan pemerintah. Kemungkinan telah terjadi mekanisme penyuapan (bribery) dalam kasus tersebut.

Pihak pemerintah dan DPR perlu segera membentuk tim auditor independen yang kompeten dan kredibel untuk melakukan audit investigatif atau audit forensik untuk membedah laporan keuangan dari 750 PMA yang tidak membayar pajak. Korporasi multinasional yang secara sengaja terbukti tidak memenuhi kewajiban ekonomi, hukum, dan sosialnya bisa dicabut izin operasinya dan dilarang beroperasi di negara berkembang.

4. ETIKA BISNIS ANTARA PERSAINGAN DAN PELANGGARAN SULE XL VS SULE AS

Perang provider cellular paling seru saat ini adalah antara XL dan Telkomsel berkali-kali kita dapat melihat iklan-iklan kartu XL dan Kartu Ass/Simpati/Telkomsel. Namun pada perang iklan yang satu ini, tergolong parah. Biasanya tidak ada bintang iklan yang pindah ke produk kompetitor selama jangka waktu kurang dari 6 bulan, namun pada kasus ini saat penayangan iklan XL masih diputar di televisi. Intinya mengenai kasus Sule yang menjadi bintang iklan pada dua produk kompetitor ada kesan bajak membajak model dan materi iklan

5. BENCI TAPI BELI: KASUS TIMOR (MOBNAS)

Benci tapi beli, proyek mobil Timor yang dikenal dengan proyek Mobnas (mobil nasional) oleh sebagian besar masyarakat Indonesia dianggap sebagai proyek penyelundupan hukum yang dilakukan secara terang-terangan, dan tentunya melakukan pelanggaran di berbagai bidang hukum, mulai dari perpajakan sampai kaedah hukum internasional yang terdapat di komitmen Indonesia di WTO (World Trade Organization). Namun, tidak dapat disangkal bahwa dibalik itu mobil Timor termasuk mobil yang laku di pasar.

6. EKSPLOITASI ANAK DALAM BISNIS – IKLAN, HIBURAN, FILM

Sementara hampir semua orang berteriak tentang perlindungan anak-anak, di televisi iklan yang menggunakan anak-anak semakin gencar. Eksploitasi anak masih merupakan hal yang sangat jarang diperhatikan di Indonesia, apalagi bagi para pelaku bisnis. Semakin maraknya iklan di televisi yang menggunakan anak, bahkan bayi, sebagai penarik konsumen, menandakan rancunya jalan pemikiran masyarakat dalam kaitannya dengan etika. Sebagian besar masyarakat belum dapat membedakan eksploitasi dengan pengejaran keuntungan yang tidak melanggar etika bisnis.

7. KONTES KAPANLAGI.COM’S FRIENDS

Sekitar bulan Juli 2008, Kapanlagi.com mengadakan kontes yang bertajuk, Kapanlagi.com’s Friends, (ikon Luna Maya) dengan hadiah total Rp. 50 juta bagi pemenang kontes, dan mengajak para blogger untuk memasang Banner Kapanlagi di blog masing-masing, maka banyak sekali blogger yang tertarik dan memasang banner Kapanlagi.com’s Friends, for free tentunya dengan harapan akan mendapatkan hadiah. Tapi sampai pada detik-detik terakhir dan lewat dari janji pengumuman pemenenang tanggal 20 desember 2008, tidak ada sedikit pun informasi yang dikeluarkan Kapanlagi.com mengenai kontes tersebut, maka timbulah kekecewaan dari para blogger, karena mereka telah kehilanganopportonity cost, bayangkan saja dengan menempel banner diblog selama 6 bulan, dengan banner yang cukup besar tentunya mereka kehilangan kesempatan mendapatkan uang dari pengiklan lain dengan jumlah lebih dari seratus juta rupiah.


Sumber :

Selasa, 08 Oktober 2013

Tip dari Dokter Agar Lekas Hamil

Perrtama-tama harus disadari bahwa kehamilan merupakan pemberian Tuhan, kita sebagai manusia hanya bisa berusaha dan berdoa.

Secara teori, kehamilan terjadi bila ada pertemuan antara sperma dan sel telur.
Pertemuan tersebut memerlukan kualitas sperma yang baik, sel telur yang baik serta saluran yang juga baik. Bila salah satu faktor diatas (sperma, sel telur atau saluran) tidak baik, maka kemungkinan terjadinya kehamilan menjadi kecil.

Kualitas sperma dapat diperiksa dengan melakukan analisis sperma pada laboratorium. Sementara kualitas sel telur serta saluran yang memungkinkan pertemuan sperma dan sel telur, memerlukan pemeriksaan yang lebih banyak, diantaranya pemeriksaan USG dan pemeriksaan hormonal. Sehingga pemeriksaan laki-laki dan wanita harus dilakukan secara bersama-sama: tidak boleh hanya salah satu pasangan saja yang dilakukan pemeriksaan.

Beberapa faktor yang dapat berpengaruh terhadap terjadinya kehamilan, sebagai berikut:

Gaya hidup sehat
•    Konsumsi makanan yang bergizi.
•    Konsumsi suplemen multivitamin.
•    Hindari makanan yang dapat meningkatkan kegemukan (obesitas).
•    Olahraga yang teratur.
•    Hentikan kebiasaan merokok dan minum alkohol.

Kondisi dan kebersihan organ reproduksi
•    Perhatikan kelembaban daerah reproduksi terutama pada wanita.
•    Suhu yang terlalu panas (misalnya berendam dalam air panas dalam waktu lama) dapat merusak sperma
•    Menjaga kebersihan dengan penggunaan cairan pembersih secara terus menerus merupakan suatu kebiasaan yang kurang baik.

Stres
Stres merupakan suatu kondisi yang sulit dikendalikan, terutama bila berhubungan dengan kehamilan. Faktor stres ini yang seringkali menghambat terjadinya kehamilan, karena stres dapat mengakibatkan gangguan hormonal yang dapat berdampak terhadap terjadinya kehamilan.

Waktu berhubungan intim
Seorang wanita dalam kondisi yang baik akan mengalami siklus haid yang normal, dimana pada pertengahan siklus akan mengalami masa subur. Perhitungan masa subur pada setiap wanita berbeda-beda. Berhubungan intim harus dilakukan pada masa subur ini. Banyak kasus yang ditemui bahwa kesulitan terjadinya kehamilan karena waktu berhubungan yang tidak dilakukan pada masa subur.

Pada masa subur biasanya seorang wanita akan merasakan beberapa perubahan pada tubuhnya misalnya perubahan suhu badan, tetapi tidak semua wanita dapat merasakan perubahan tersebut. Penghitungan masa subur dewasa ini dapat dibantu dengan menggunakan alat pendeteksi masa subur yang bisa didapatkan di apotek. Pemberian obat-obat untuk merangsang masa subur kadang diperlukan, tetapi penggunaannya harus diawasi dengan ketat, agar tidak timbul efek samping yang merugikan di kemudian hari.

Konsultasi dengan dokter 
Penting bagi pasangan suami istri untuk berkonsultasi dengan dokter bila segala usaha telah dilakukan tetapi tidak membuahkan hasil. Konsultasi ini diperlukan untuk mengobati kelainan yang ada serta memantau sejauh mana keberhasilan pengobatannya. Sehingga harus dipahami bahwa pengobatan untuk mendapatkan keturunan kadang kala membutuhkan waktu yang panjang.

Harus diingat juga bahwa yang wajib berkonsultasi adalah suami dan istri, tidak boleh hanya salah satu pasangan saja.
 

Ditulis oleh dr. Ricky Susanto, M.Kes, SpOG yang berpraktik di RS Bethsaida, RSIA Karunia Bunda dan RS Permata Sarana Husada.


Sumber :



Minggu, 06 Oktober 2013

Etika Bisnis

Etika bisnis merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat. Etika Bisnis dalam suatu perusahaan dapat membentuk nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang saham, masyarakat.
Perusahaan meyakini prinsip bisnis yang baik adalah bisnis yang beretika, yakni bisnis dengan kinerja unggul dan berkesinambungan yang dijalankan dengan mentaati kaidah-kaidah etika sejalan dengan hukum dan peraturan yang berlaku.
Etika Bisnis dapat menjadi standar dan pedoman bagi seluruh karyawan termasuk manajemen dan menjadikannya sebagai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan dilandasi moral yang luhur, jujur, transparan dan sikap yang profesional.
Tiga pendekatan dasar dalam merumuskan tingkah laku etika bisnis, yaitu :
·         Utilitarian Approach : setiap tindakan harus didasarkan pada konsekuensinya. Oleh karena itu, dalam bertindak seseorang seharusnya mengikuti cara-cara yang dapat memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat, dengan cara yang tidak membahayakan dan dengan biaya serendah-rendahnya.
·         Individual Rights Approach : setiap orang dalam tindakan dan kelakuannya memiliki hak dasar yang harus dihormati. Namun tindakan ataupun tingkah laku tersebut harus dihindari apabila diperkirakan akan menyebabkan terjadi benturan dengan hak orang lain.
·         Justice Approach : para pembuat keputusan mempunyai kedudukan yang sama, dan bertindak adil dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan baik secara perseorangan ataupun secara kelompok.



Etika didefinisikan sebagai penyelidikan terhadap alam dan ranah moralitas dimana istilah moralitas dimaksudkan untuk merujuk pada ‘penghakiman’ akan standar dan aturan tata laku moral. Etika juga bisa disebut sebagai studi filosofi perilaku manusia dengan penekanan pada penentuan apa yang dianggap salah dan benar.
Dari definisi itu kita bisa mengembangkan sebuah konsep etika bisnis. Tentu sebagian kita akan setuju bila standar etika yang tinggi membutuhkan individu yang punya prinsip moral yang kokoh dalam melaksanakannya. Namun, beberapa aspek khusus harus dipertimbangkan saat menerapkan prinsip etika ke dalam bisnis.
Pertama, untuk bisa bertahan, sebuah bisnis harus mendapatkan keuntungan. Jika keuntungan dicapai melalui perbuatan yang kurang terpuji, keberlangsungan perusahaan bisa terancam. Banyak perusahaan terkenal telah mencoreng reputasi mereka sendiri dengan skandal dan kebohongan.  Kedua, sebuah bisnis harus dapat menciptakan keseimbangan antara ambisi untuk mendapatkan laba dan kebutuhan serta tuntutan masyarakat sekitarnya. Memelihara keseimbangan seperti ini sering membutuhkan kompromi atau bahkan ‘barter’.
Tujuan etika bisnis adalah menggugah kesadaran moral para pelaku bisnis dalam menjalankan good business dan tidak melakukan ‘monkey business’ atau dirty business. Etika bisnis mengajak para pelaku bisnis mewujudkan citra dan manajemen bisnis yang etis agar bisnis itu pantas dimasuki oleh semua orang yang mempercayai adanya dimensi etis dalam dunia bisnis. Hal ini sekaligus menghalau citra buruk dunia bisnis sebagai kegiatan yang kotor, licik, dan tipu muslihat. Kegiatan bisnis mempunyai implikasi etis dan oleh karenanya membawa serta tanggung jawab etis bagi pelakunya.
Berbisnis dengan etika adalah menerapkan aturan umum mengenai etika pada perilaku bisnis. Etika bisnis menyangkut moral, kontak sosial, hak-hak dan kewajiban, prinsip-prinsip dan aturan-aturan. Jika aturan secara umum mengenai etika mengatakan bahwa berlaku tidak jujur adalah tidak bermoral dan beretika, maka setiap insan bisnis yang tidak berlaku jujur dengan pegawainya, pelanggan, kreditur, pemegang usaha maupun pesaing dan masyarakat, maka ia dikatakan tidak etis dan tidak bermoral. Intinya adalah bagaimana kita mengontrol diri kita sendiri untuk dapat menjalani bisnis dengan baik dengan cara peka dan toleransi. Dengan kata lain, etika bisnis ada untuk mengontrol bisnis agar tidak tamak.
Pelanggaran etika bisa terjadi di mana saja, termasuk dalam dunia bisnis. Untuk meraih keuntungan, masih banyak perusahaan yang melakukan berbagai pelanggaran moral. Praktik curang ini bukan hanya merugikan perusahaan lain, melainkan juga masyarakat dan negara. Praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) tumbuh subur di banyak perusahaan.
Dari mana upaya penegakkan etika bisnis dimulai? Etika bisnis paling gampang diterapkan di perusahaan sendiri. Pemimpin perusahaan memulai langkah ini karena mereka menjadi panutan bagi karyawannya. Selain itu, etika bisnis harus dilaksanakan secara transparan. Pemimpin perusahaan seyogyanya bisa memisahkan perusahaan dengan milik sendiri. Dalam operasinya, perusahaan mengikuti aturan berdagang yang diatur oleh tata cara undang-undang.
Etika bisnis tidak akan dilanggar jika ada aturan dan sanksi. Kalau semua tingkah laku salah dibiarkan, lama kelamaan akan menjadi kebiasaan. Repotnya, norma yang salah ini akan menjadi budaya. Oleh karena itu bila ada yang melanggar aturan diberikan sanksi untuk memberi pelajaran kepada yang bersangkutan. Ada tiga sasaran dan ruang lingkup pokok etika bisnis. Pertama, etika bisnis sebagai etika profesi membahas berbagai prinsip, kondisi, dan masalah yang terkait dengan praktek bisnis yang baik dan etis. Dengan kata lain, etika bisnis pertama-tama bertujuan untuk menghimbau para pelaku bisnis untuk menjalankan bisnis secara baik dan etis.
Kedua, menyadarkan masyarakat, khususnya konsumen, buruh, atau karyawan dan masyarakatluas pemilik aset umum semacam lingkungan hidup, akan hak dan kepentingan mereka yang tidak boleh dilanggar oleh praktik bisnis siapapun juga. Pada tingkat ini, etika bisnis berfungsi menggugah masyarakat bertindak menuntut para pelaku bisnis untuk berbisnis secara baik demi terjaminnya hak dan kepentingan masyarakat tersebut.
Ketiga, etika bisnis juga berbicara mengenai sistem ekonomi yang sangat menentukan etis tidaknya suatu praktek bisnis. Dalam hal ini, etika bisnis lebih bersifat makro atau lebih tepat disebut etika ekonomi. Dalam lingkup makro semacam ini, etika bisnis bicara soal monopoli, oligopoli, kolusi, dan praktik semacamnya yang akan sangat mempengaruhi, tidak saja sehat tidaknya suatu ekonomi, melainkan juga baik tidaknya praktik bisnis dalam sebuah negara.
Ditulis oleh: Ir. Istanto Oerip (Ketua Komite Keanggotaan PII)

Sumber :
http://pii.or.id/etika-bisnis                                                                                     


Jumat, 12 Juli 2013

Uniknya Restoran Halal Terpopuler di Las Vegas

Las Vegas kota megah yang penuh gemerlap dengan penduduk muslim dengan jumlah minoritas ternyata memiliki restaurant halal yang cukup populer. Saffron, Pakistani and Indiana Halal Cuisine adalah restoran halal bergaya timur tengah di Las Vegas. Restoran ini didirikan oleh dua orang kakak beradik asal Pakistan yang menyajikan makanan etnik ala Pakitas dan India. Menurut mereka cukup sulit mencari makanan halal di kota dengan sebutan city of sin ini.
Restoran dengan gaya simple dan modern khas timur tengah ini menyajikan beragam menu halal seperti pakoras (adonan sayuran yang digoreng hingga crispy), samosa, papri chat, dahi baray, chicken wing dan kabob roll yang merupakan cemilan andalan negara Pakistan. Menurut pengunjung selain merasakan suasana khas timur tengah, rasa makanan di restoran ini sangat klasik.
Soal harga restoran ini terbilang cukup terjangkau. Karena setiap menu harganya sekitar 8 hingga 20 dolar atau bila dirupiahkan sekitar Rp 75.000 hingga Rp 190.000. Menu andalan saffron yang terdiri dari sajian daging domba, daging sapi, ataupun daging ayam serta kari yang dijual seharga 8 hingga 9 dollar.
Restoran ini menjadi favorit karena selalu menyediakan makanan yang fresh. Sangat dilarang keras untuk memanaskan makanan yang telah dibuat jauh-jauh waktu lalu disajikan kepada pengunjung. Makanan baru akan dibuat setelah pengunjung memesan makanan yang diinginkan.
Di bulan ramadhan restoran ini ramai dikunjungi penduduk muslim yang tinggal di kota tersebut. Biasanya saat bulan puasa restoran ini menyajikan menu ekstra untuk berbuka atau biasa disebut dengan takjil. Takjil yang disediakan seperti korma, samosa dan berbagai cemilan traditional khas Pakistan. Hal inilah yang membuat Saffron Pakistani and Indiana Halal Cuisine menjadi tempat pilihan warga muslim di Las Vegas untuk berbuka puasa.
Sumber :